Minggu, 06 Desember 2015

BANGUNLAH PERSAUDARAAN ANTARA KITA

Seringkali saya mendengar konflik kerusuhan terjadi di sekitar kita. Konflik kerusuhan yang terjadi pada manusia bersumber pada berbagai macam sebab.Alasan yang sering menjadi penyebab kerusuhan termasuk kondisi hidup yang buruk, penindasan pemerintah terhadap rakyat, konflik agama atau etnis.Kadang sesuatu yang sifatnya sepele bisa menjadi sumber konflik antara manusia. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. Oleh karena kita tidak bisa menetapkan secara tegas bahwa yang menjadi sumber konflik adalah sesuatu hal tertentu, apalagi hanya didasarkan pada hal-hal yang sifatnya rasional. Pada umumnya penyebab munculnya konflik kepentingan sebagai berikut:
  • Perbedaan Pendapat
  •  Salah Paham
  • Ada yang dirugikan
  • Perasaan Sensitif
  • Perbedaan individu
  • Perbedaan latar belakang kebudayaan  



  • STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK

    Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :
    1. Kompetisi
    Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
    2. Akomodasi
    Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
    3. Sharing
    Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
    4. Kolaborasi
    Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
    5. Penghindaran
    Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.

    Meskipun banyak kerusuhan yang terjadi di antara kita semua sebagai warga Indonesia, beberapa di antara kita masih ada yang membangun tali persaudaraan. Contohnya saja ketika umat Muslim merayakan Hari Raya, saya sering menjumpai gereja-gereja turut serta mengucapkan Selamat Hari Raya kepada yang merayakan. Selain itu, saudara yang beragama Katolik datang ke rumah seraya menghormati dan membangun tali persaudaraan. Hal ini mencerminkan bahwa kita semua pada dasarnya tidak menginginkan kerusuhan ataupun perpecahan. Hidup secara berdampingan dapat memberikan arti hidup lebih bermakna :)

2 komentar: